PALEMBANG | Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, meninjau langsung kesiapan sistem kelistrikan dan infrastruktur kendaraan listrik di Kota Palembang. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan listrik serta kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Sebelumnya, Arsya memaparkan kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI di Palembang. Dalam kesempatan tersebut, PLN menegaskan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman dengan dukungan kapasitas pembangkit yang memadai serta kesiapsiagaan personel dan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, Arsya melanjutkan agenda dengan meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN UID S2JB di kawasan Jakabaring. Fasilitas ini merupakan pusat pengendali jaringan distribusi listrik tegangan menengah 20 kV yang berfungsi memantau dan mengendalikan sistem distribusi listrik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu secara real-time, sehingga memungkinkan respons cepat dan terkoordinasi apabila terjadi gangguan, khususnya selama masa siaga Idul Fitri.
Selanjutnya, Arsya juga melakukan inspeksi terhadap fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Palembang guna memastikan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat. Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung mobilitas masyarakat yang semakin ramah lingkungan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.
“PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dan ekosistem kendaraan listrik siap mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, termasuk bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan tanpa kekhawatiran terkait pasokan energi,” ujar Arsya.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang yang turut mendampingi peninjauan tersebut memastikan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu berada dalam kondisi sangat andal dan siap menghadapi Idul Fitri 1447 H.
“Ketersediaan daya di wilayah kerja PLN UID S2JB mencapai 5.212 MW dengan beban puncak sekitar 1.709 MW, sehingga terdapat cadangan daya sekitar 2.503 MW atau sebesar 168 persen dari kebutuhan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan di wilayah ini berada dalam kondisi sangat aman,” jelas Adhi.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri, PLN UID S2JB telah menyiagakan 3.213 personel teknik di 55 posko siaga, serta menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti gardu bergerak (UGB), genset, dan Uninterruptible Power Supply (UPS) di 81 lokasi vital dan VVIP.
Tak hanya itu, dalam mendukung mobilitas pemudik pengguna kendaraan listrik, PLN UID S2JB juga menyediakan 83 EV charger roda empat dan 40 EV charger roda dua yang tersebar di 64 lokasi, termasuk beberapa titik strategis di sepanjang ruas Tol Lampung–Palembang.
Sebagai langkah antisipatif, PLN turut menyiagakan satu unit Mobile SPKLU yang ditempatkan di ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Tol TERPEKA). Fasilitas ini disiapkan sebagai solusi pengisian daya darurat apabila terjadi peningkatan kebutuhan pengisian kendaraan listrik di jalur tol tersebut.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, PLN optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri dengan nyaman, sekaligus memastikan perjalanan mudik para pengguna kendaraan listrik tetap lancar dan aman. (Mir)













